Kamis, 22 Oktober 2015

Peralatan Bekam

Pada zaman Rasulullah SAW, beliau menggunakan tanduk, gelas kaca atau mangkok tinggi. Di Cina mereka memberi istilah Bekam sebagai "Perawatan tanduk" Karena tanduk pengganti kaca. Pada abad 18 Masehi (13 H) orang-orang Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam. Pada suatu waktu, 40 juta lintah diimport ke negara Perancis untuk tujuan itu. Lintah-lintah itu akan dilaparkan terlebih dahulu dengan tidak diberi makan, jadi bila ditempelkan pada tubuh manusia dia akan terus menghisap darang dengan begitu efektif sekali. Setelah kenyang lintah itu tidak berusaha lagi untuk bergerak dan terus jatuh. Begitulah lintah mengakhiri "upacara" berbekamnya.

Dibeberapa daerah ada yang memakai bambu tetapi ini memerlukan api untuk menguapkannya agar mendapatkan "vacum". Sekarang ini peralatan yang digunakan adalah vakum modern yang sesuai dengan perkembangan zaman, canggih, berteknologi tinggi dan diakui oleh para dokter di  rumah sakit.

Untuk Bekam Hubungi : 0813 6455 8626

Rabu, 21 Oktober 2015

Apa itu Bekam ? Apa manfaatnya ?

Bekam adalah suatu cara pengobatan disukai dan direkomendasikan oleh Rasulullah SAW untuk umat Islam. Sekarang Bekam telah diaplikasikan secara modern berdasarkan penelitian ilmiah.Tujuan Bekam adalah untuk mengeluarkan darah yang mengandung toksid (racun) yang berbahaya dari badan kita melalui permukaan kulit.

Hadits Nabi Muhammad SAW tentang BEKAM



Di dalam Shahih Bukhari, dari Sa'id bin Jubair ra, dari Ibnu Abbas ra dari Nabi SAW beliau bersabda " Kesembuhan ada tiga perkara, meminum madu, berbekam dan bakaran api, tetapi aku melarang umatku melakukan pembakaran dengan api".Panas api ini perlu dihindari, kecuali apabila sudah tidak ada cara lain. Imam At Tirmidzi di dalam Jami'nya dari Humaid Ath Thawil ra, dari Anas bin Malik ra, dari Nabi SAW, Beliau bersabda " Sesungguhnya sebaik-baiknya pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam", dan sabdanya lagi, "Tidak ada obat yang bisa disetarakan dengan berbekam dan mengeluarkan darah (fashd)", Sahabat Abdullah bin Umar ra berkata, "terdapat banyak manfaat dari memelihara darah".

Yuk... BEKAM jangan tunggu SAKIT



Jangan tunggu SAKIT yuk ... BEKAM. Sehat itu adalah nikmat yang patut kita syukuri. Dengan menjaga kesehatan bukti kita bersyukur. Selain menjaga kesehatan dengan bekam juga kita melaksanakan sunnah rasul dalam bidang kesehatan.

Untuk perjanjian BEKAM silahkan hubungi : 0813 6455 8626 | Gunawan | Jl. Sidomulyo Gg. VI
RT / RW 02 No. 62 Kel. Pagentan, Kec. Singosari, Kab. Malang

Kenapa Harus Bekam


Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa kita harus berbekam? Setiap manusia akan menghasilkan sel darah merah kotor. Makanan yang kita makan dan air yang kita minum sering kali mengandung bahan-bahan zat kimia yang berbahaya seperti pewarna makanan, ataupun yang sintesis bila dikonsumsi terus menerus akan menghasilkan toksin (racun) di dalam tubuh. Selain darah kotor tubuh juga sering kali mengalami gangguan keseimbangan angin, baik itu di lambung, usus ataupun di dalam pembuluh darah. Angin yang berlebih dapat mengganggu metabolis hingga menjadi penyakit. Gangguan angin bisa dirasakan dari perut kembung, mual, sering sendawa, migren, sakit kepala, sakit gigi dan pegal-pegal pundak dan tulang belikat. Obat masuk angin yang kita kenal sehari-harinya hanya bisa mengurangi namun tidak dapat mengatasi secara maksimal. Bekam yang dilakukan minimal sebulan sekali, akan sangat membantu mengurangi darah kotor di dalam tubuh dan angin yang berlebih.

Sebagai suatu metode pengobatan, tentunya bekam mempunyai khasiat. Di antaranya adalah: Mengeluarkan darah kotor, baik darah yang teracuni maupun darah yang statis, sehingga peredaran darah yang semula tersumbat menjadi lancar kembali. Meringankan tubuh. Banyaknya kandungan darah kotor yang menumpuk di bawah permukaan kulit seseorang akan mengakibatkan terasa malas dan berat. Jika dibekam, maka akan meringankan tubuhnya. Menajamkan penglihatan. 

Tersumbatnya peredaran darah ke mata mengakibatkan penglihatan akan menjadi buram. Setelah dibekam, peredaran darah yang tersumbat kembali lancar dan mata bisa melihat dengan terang. Menghilangkan berbagai macam penyakit. Rasullulah SAW mengisyaratkan ada 72 macam penyakit yang dapat disembuhkan dengan jalan berbekam, seperti: Asam urat, darah tinggi, jantung, kolesterol, masuk angin, migrain, sakit mata, stroke, sakit gigi, vertigo, sinusitis, jerawat, sembelit, wasir, impotensi, wasir, kencing manis, liver, ginjal, pengapuran dan lain lain. Sekarang, yang menjadi pertanyaan kedua adalah kapan kita berbekam? Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak).Tetapi hal ini harus disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Terdapat beberapa pilihan, yaitu: Jika ingin mengobati penyakit, lakukan 2 minggu sekali. Jika ingin menjaga kesehatan, lakukan 2 minggu sekali. Jika ingin menjaga kesehatan dan mengikuti Sunnah Rasul, lakukan di tanggal 17, 19, dan 21 di setiap bulan Hijriah. Dari Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani) Cara melakukan bekam sesuai pengalaman yang saya alami. Siapkan semua alat-alat yang dibutuhkan. Semua alat sudah disterilkan dengan alat sterilisator standar. 

Dimulai dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Punggung kita kemudian dipukul secara perlahan dengan “sapu lidi”. Gunanya untuk membuat otot-otot kita menjadi rileks. Punggung kita akan dioleskan minyak zaitun (belum tahu apa maksudnya). Dilakukan penghisapan kulit dengan menggunakan “kop/gelas” bekam. Lama penghisapan selama 5 menit, tindakan ini sekaligus berfungsi sebagai Anestesi (pembiusan) lokal. Setelah 5 menit, kita akan diperlihatkan jarum oleh petugasnya. Jarum itu harus dalam keadaan baru dan tertutup. Dipakai hanya sekali setiap orang. Kop yang tadi digunakan untuk penghisapan dibuka. Di daerah kop itu, akan ditusukkan jarum tersebut. Jarum itu nantinya akan dikeluar masukkan ke dalam kulit kita secara cepat. Rasanya hanya seperti digigit semut saja. Setelah ditusukkan jarum itu secara cepat dengan menggunakan alatnya, daerah tersebut diisap lagi dengan menggunakan kop/gelas bekam. Kemudian ditunggu selama 20 menit sampai darah kotornya keluar. Jika sudah 20 menit, kop bekam akan dibuka dan darahnya akan dibersihkan oleh petugasnya. Jika kita ingin melihat darahnya, petugasnya akan memperlihatkannya. Setelah itu, badan kita akan dibersihkan dan diolesi lagi dengan minyak zaitun. 

Umumnya bekas bekam akan hilang setelah 2-5 hari. Setelah itu. bekam pun selesai. Ucapkan Alhamdulillah dan rasakan keajaiban “mukjizat” medis bekam. Semoga informasi bisa bermanfaat bagi kita semua. Jika ada yang salah, tolong dikoreksi. Satu hal terakhir dari bagian ini yang ingin saya infokan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan rutin melakukan terapi, kita bisa memetik manfaat bekam dalam rangka menjaga kesehatan. Yang demikian itu mengikut cara rasul dalam menjaga kesehatan. (berbagai sumber)